Udah tahu kan? namaku Hanafi yang selalu gagal dalam asmara di dunia nyata, aku coba mengadu untung di dunia internet, waktu itu aku baru kenal chatting di internet dan situs Yahoo! merajai dunia internet waktu itu di kala Google masih belum apa-apa, laki-laki sering coba menyatakan cinta di Yahoo messenger dan selalu ditolak kemudian diblokir, mungkin cara ini salah, mendekati cewek dengan profil laki-laki terlalu ketahuan maksud dan tujuannya sering diblokir apalagi dengan merayu-rayu, maka aku putuskan pakai akun palsu dan berpura-pura menjadi cewek, upload foto gadis cantik dan aku pilih Yuni sebagai nama samaranku dan akhirnya berhasil berteman dengan user bernama Maya, gadis cantik anak Jakarta. Kami jadi teman akrab, dia banyak curhat, kami sering bertukar pengalaman dan membahas "hobi yang sama", sebenarnya tidak sama cuma demi taktik ini aku sebisa mungkin menyamakan semua hal ! Di sanalah yang tadinya hanya suka, kini aku jadi cinta seutuhnya sampai ke relung-relung hatiku. Siang malam kami berkomunikasi sangat intens sekali sampai bertahun-tahun lamanya.
Monday, October 4, 2021
Cinta Maya
Nampaknya Maya sangat peduli sekali padaku, sampai sering nge-ping mengingatkanku untuk makan, kalau lagi bulan puasa, dengan messengernya selalu membangunkanku untuk makan sahur, tak kusangka persahabatan di dunia wanita bisa dalam seperti ini. Maya nampaknya mulai posesif dia nyuruh aku hapusin banyak teman di messengerku, aku menuruti aja semua kemauannya apalagi hatiku sudah terpaut. Yang sekarang bikin bingung adalah bagaimana aku berterusterang bahwa aku ini sebenarnya laki-laki dan bagaimana mengatakan aku mencintai Maya !
Pada suatu malam aku sudah tidak tahan memendam rasa cinta ini, aku mau mengaku saja apa adanya! Aku mau memberanikan diri. Maya kembali chatting denganku, tapi aku tahan dulu biar dengar dulu ada ceritera apa hari ini dari Maya. Eh nampaknya Maya lagi sedih, terlihat kata-katanya begitu galau seperti serba salah mau mengatakan sesuatu, kemudian nampak dia mengetik dan tring : "Yuni, kita sudah kenal lama sekali dan aku merasa sangat senang bisa bercengkrama denganmu, sekarang aku mau jujur dan mungkin akan mengagetkanmu, aku ini sebenarnya laki-laki dan dari hati yang paling dalam aku mencintaimu dan sangat menyayangimu Yuni !" Duarrrr!!! Suara petir menggelegar di luar, hujan mulai turun ... suara petir mewakili kekagetanku .... lemes tubuhku, mouse komputerku sampai terjatuh ...
---TAMAT---
Setan Jempol
Aku ditugaskan sekolah untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di daerah terpencil dan belum terjangkau listrik, untuk sampai di sana aku harus melewati lembah dengan jalan setapak. Sudah kusurati kepala desanya dan beliau bersedia menerimaku tapi memintaku dengan sangat untuk tidak datang malam hari karena jalan satu-satunya di lembah itu kalau malam hari ada penunggunya dan dijuluki Setan Jempol oleh orang sekitar.
Haha aku tertawa, lucu, ah orang desa pikirannya masih polos, masih saja percaya dengan takhayul dan mithos. Justru karena ceritera kepala desa aku jadi ingin buktikan bahwa tidak ada apa-apa di lembah itu, itu cuma dongeng menakut-nakuti saja, apalagi aku seorang mahasiswa yang dituntut harus bernalar, berfikir rasional dan logis menghadapi semua permasalahan! Aku balas lagi surat kepala desa, bahwa aku akan datang malam hari melewati lembah itu dan meminta kepala desa untuk menunggu dan mengumpulkan penduduk di balai desa menyambutku selepas isya sekalian mau memperkenalkan program KKN-ku.
Singkatnya aku sudah mendekati lembah yang disebut-sebut itu, semakin aku masuk ke dalam memang semakin angker ditambah suara burung hantu dan lolongan anjing hutan, aku tetap tenang, walau demikian bulu kudukku mulai berdiri, dari depan nampak sesosok makhluk hitam, besarnya kurang lebih 4 kali manusia normal, kepalanya bertanduk ! Ya Tuhan ! ternyata benar adanya setan menakutkan ini, kini aku percaya dongeng itu benar adanya, begitu melihatku dia nampak makin garang dengan gigi-giginya yang bertaring menantang, kemudian dia menjulurkan ibu jari, jempolnya ke arahku.
Singkat ceritera aku berhasil melewati lembah itu dan disambut decak kagum oleh penduduk sekitar yang sudah menunggu di balai desa, mereka penasaran bagaimana aku bisa selamat dari keganasan si Setan Jempol, aku mulai membuka bicara "Kepada para hadirin yang terhormat, kami mahasiswa diharuskan berfikir logis dan rasional dalam segala permasalahan, termasuk menghadapi si Setan Jempol itu ! Gampang sekali supaya bisa lolos dari lembah itu cuma pakai logika sederhana, aku kasih saja jari kelingkingku !"
Penduduk desa itu pada melongo setelah mendengar penjelasanku.
--- TAMAT ---
Subscribe to:
Posts (Atom)
Cinta Maya
Udah tahu kan? namaku Hanafi yang selalu gagal dalam asmara di dunia nyata, aku coba mengadu untung di dunia internet, waktu itu aku ba...
-
Aku ditugaskan sekolah untuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) di daerah terpencil dan belum terjangkau listrik, untuk sampai di sana aku haru...
-
Udah tahu kan? namaku Hanafi yang selalu gagal dalam asmara di dunia nyata, aku coba mengadu untung di dunia internet, waktu itu aku ba...